Dugaan Jual Beli Jabatan Di Instalasi Pemerintah

 

Jpeg

 

Texasmamma.org – Praktek dugaan korupsi dengan aksi jual beli jabatan masih kerap terjadi di semua instansi pemerintahan. Oleh sebab itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dimintai supaya memeriksa pejabat negara yang ikut andil dalam jual beli jabatan.

Direktur Eksekutif Indonesian Club, Gigih Guntoro menjumpai adanya dugaan tindakan tersebut pada sebuah dirjen kementerian. Dia juga telah melayangkan laporan tersebut kepada KPK.

“Berdasarkan investigasi yang kami lakukan secara mandiri terjadi dugaan jual beli jabatan yang dilakukan secara sistematis dan terstruktur yang berlangsung cukup lama,” ungkap Gigih di Jakarta Selatan.

Praktek tersebut menurutnya diduga menyeret pegawai level bawah yang pangkat eselon IV sampai berpangkat eselon II.

“Mereka menjadi operator lapangan yang bertugas untuk mengeksekusi orang-orang terkait yang berkeinginan dengan jabatan tertentu. Sementara aktor intelektualnya melakukan perencanaan hingga memuluskan praktek jual beli jabatan terjadi,” imbuhnya.

Selanjutnya, sesuai standar operasional prosedur mengenai mutasi jabatan di seluruh Indonesia dijalankan dengan terbuka dan dapat dilihat di website resmi.

“Pelaksanaan mutasi Jabatan ini dilakukan secara berkala dalam rangka regenerasi dan rotasi jabatan untuk mewujudkan tata kelola yang sehat. Hasil seleksi secara resmi di umumkan secara terbuka,” ungkapnya.

Tetapi sebelum dipublikasikan, oknum di bagian kepegawaian itulah yang kemudian merekayasa dan menjaring calon-calon yang lolos seleksi maupun tidak untuk memperoleh keuntungan semata.

“Berdasarkan investigasi yang kami lakukan, tarif jual beli jabatan sangat bervariatif. Mencapai Rp 50 juta hingga Rp 500 juta per orang,” tuturnya.

Menurutnya, bila praktek modus jual beli jabatan tidak segera dihentikan maka akan membuat kinerja kementrian tidak lagi memperoleh kepercayaan dari masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *