Menjadi Penjual Sabu, Dua Narapidana Dibekuk

Texasmamma.org – Penjara adalah tempat bagi para pelaku kriminal menyadari dan menyesal akan perbuatan yang dilakukannya. Namun, nampaknya istilah ini tidak berlaku kepada
dua narapidana (Napi) di Aceh, yang diketahui bernama Jamil (37) dan Asrijal (39).

Kedua narapidan ini diketahui melakukan jual beli sabu di dalam penjara. Diketahuinya korban sebagai penjual sabu didalam penjara berawal dari polisi yang meringkus seorang pengedar sabu berinisial SY (21) di sebuah lokasi di kawasan Indrapuri, Aceh Besar. Saat itu, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Besar melakukan penyamaran dan akhirnya berhasil membekuk SY.

“Petugas berhasil menemukan barang bukti sabu di tangan SY. Setelah dilakukan interogasi tersangka menerangkan bahwa masih menyimpan sabu di dalam warung kopi miliknya disimpan pada bawah meja,” tutur Kapolres Aceh Besar AKBP Heru Suprihasto.

Setelah berhasil menangkap pengedar sabu berinisial SY diperoleh informasi jika penjualan sabu tersebut dikendalikan oleh dua napi yang mendekam di LP Jantho Aceh Besar.

“Tersangka mengakui jika seluruh sabu tersebut diperoleh atas suruhan dua orang Napi di LP Jantho untuk dijual yang mana keuntungannya dibagi rata,” kata Heru.

Berbekal informasi ini, polisi bergegas ke LP dan berkoordinasi dengan Kalapas untuk menangkap kedua napi terduga penjual sabu.Proses penangkapan ketiga tersangka dilakukan pada Selasa (30/1) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB.

“Atas bantuan Kalapas Jantho, petugas melakukan penggeledahan kamar sel yang dihuni kedua napi tersebut dan menemukan hp yang dipakai untuk bertransaksi dari dalam,” kata Heru.

Dari penangkapan ini polisi dan pihak lapas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket sabu seberat 5,10 gram, tiga paket sabu seberat 1,54 gram dan 11 paket sabu seberat 13,55 gram. Barang bukti dan tersangka saat ini diamankan di Mapolres Aceh Besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *